Hai..haii…apa…kabar gaess..
Kali ini kita akan membahas tempat
pariwisata di Kabupaten Tulungagung.
Kabupaten Tulungagung memang tidak ada habis-habisnya mengenai tempat
pariwisata. Tulungagung mempunyai penampakan alam yang beragam. Salah satunya
adalah pegunungan. Diantara pegunungan yang ada di Tulungagung terdapat sebuah
gunung yang saat ini lagi terkenal. Gimana nggak terkenal coba, My Trip My
Adventure aja pernah kesini, bukan hanya itu, Petualang cantik pun juga pernah
kesini juga loh..
Yapps…bener…gunung ini adalah gunung
budheg. Agak aneh ya namanya ?
Budheg dalam bahasa Tulungagung artinya
tuli gaes..
Gimana sih kok bisa dinamakan gunung budheg
? ini sejarahnya..
Konon menurut cerita para sesepuh di
kabupaten Tulungagung, ada seorang Jejaka bernama Joko Budeg yang keturunan
orang biasa dan Roro Kembangsore dari keluarga Ningrat. Joko Budeg sangat
mendambakan Roro Kembangsore menjadi pasangan hidupnya, karena Joko Budeg
mencintai Kembangsore dengan sepenuh hatinya.
Tetapi tentu saja keinginan ini tidak serta merta diterima begitu saja oleh Kembang Sore. Roro Kembangsore mau menerima lamaran Joko Budeg dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh Joko Budeg.
Joko Budeg mau bertapa 40 hari 40 malam di sebuah bukit, beralaskan batu dan memakai tutup kepala “cikrak” (alat untuk membuang sampah di Tulungagung) sambil menghadap ke Lautan Kidul. Joko Budeg menerima persyaratan ini, dan melaksanakan apa yag diminta oleh Roro Kembang Sore. Dan emaknya (ibuya) si joko ini memanggil joko tapi si joko tidak menjawab dan akhirnya dikutuk jadi batu.
Tetapi tentu saja keinginan ini tidak serta merta diterima begitu saja oleh Kembang Sore. Roro Kembangsore mau menerima lamaran Joko Budeg dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh Joko Budeg.
Joko Budeg mau bertapa 40 hari 40 malam di sebuah bukit, beralaskan batu dan memakai tutup kepala “cikrak” (alat untuk membuang sampah di Tulungagung) sambil menghadap ke Lautan Kidul. Joko Budeg menerima persyaratan ini, dan melaksanakan apa yag diminta oleh Roro Kembang Sore. Dan emaknya (ibuya) si joko ini memanggil joko tapi si joko tidak menjawab dan akhirnya dikutuk jadi batu.
Singkat cerita begitu gaes…
Itu
foto batu Joko Budhegnya gaes, maaf mimin ngambil dari google,,
Lalu dimana sih letak gunung budheg itu ?
ini jawabnya…
Gunung budheg terletak di Kecamatan
Boyolangu, Kabupaen Tulungagung Jawa Timur. Gunung budheg sendiri memiliki
tinggi sekitar 671 mdpl gaes.
Terus, apa saja sih yang bisa kita lakukan disana
min ?
Jawabnya pati banyak lah. Kita bisa ngecamp
disana. Tapi untuk bisa ngecamp di puncaknya kita butuh perjuangan juga loh.
Emang sih nggak terlalu tinggi, tapi tracknya itu looh…kadang ada yang nanjak
da nada juga sih yang landau, tapi dijamin seru kok gaes.
Ini
ceritanya mimin lagi mau encamp di puncak
Ini
waktu udah diriin tenda dan kehujanan..
Oh
ya.. bukan hanya ngecamp gaes, kita bisa menikmati sunset dan sunrisenya juga
loh…duh berasa disemeru deh pokoknya. Selain itu kita juga bisa menikmati
negeri diatas awan juga..
Ini
sunsetnya gaes….
Kasih arah buat kesana dong miiiin ….
Oh iya lupa. Oke..ini arah – arah menuju
kesana gaes.
Kita mulai dari titi 0km ya, ini sering di
sebut perempatan TT..hahaha. nah itu keselatan teruus..terus deh pokoknya sampe
ketemu perempatan pasar Boyolangu. Itu masih terus aja, nanti ada pom bensin
barat jalan,itu lurus dikit nanti ada perempatan gaes. Lalu belok ke kiri
samapai ada tulisan gunung budheg. Gampang kan. Sekarang sudah ada petunjuk
arahnya dijalan jalan gaes jadi lebih
gampang.
Cukup sekian ya gaes tenteng gunung budheg.
Ingat jadilah traveler yang ramah lingkungan.
Oke gaes bai..baiiii




Tidak ada komentar:
Posting Komentar